Mewabah Virus COVID-19
Mewabahnya Virus COVID-19
Assalamualaikum Wr Wb.
Hallo, nama saya Mohammad Kemal Nuranfasa. Disini saya akan
menjelaskan sedikit dan berbagi informasi tentang beberapa hal yang
berkaitan dengan COVID-19 yang sedang mewabah di Dunia saat ini.
Hallo, nama saya Mohammad Kemal Nuranfasa. Disini saya akan menjelaskan sedikit dan berbagi informasi tentang beberapa hal yang berkaitan dengan COVID-19 yang sedang mewabah di Dunia saat ini.
Apa Itu COVID-19?
COVID-19 sebelumnya dikenal sebagai Novel 201 Novel Coronavirus (2019-nCoV) sebelum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan nama resmi sebagai COVID-19 pada bulan Februari 2020.
COVID-19
adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus SARS-CoV-2. Pertama
kali diidentifikasi di kota Wuhan, di Provinsi Hubei China pada Desember
2019.
COVID-19
ini telah menyebar ke berbagai negara di Dunia termasuk Indonesia.
Jumlah kasus positif COVID-19 ini terus bertambah di Indonesia.
Perhitungan Matematika Dalam Menganalisa Persebaran Virus COVID-19
Model
yang digunakan adalah pengembangan dari model logistik, Richard’s Curve
yang diperkenalkan oleh F.J.Richards. Richard’s Curve. Mengapa model
ini dipilih? Berdasarkan kajian pemodelan yang dilakukan oleh Kelompok
Pemodelan Tahun 2009, dibawah bimbingan Prof. Dr. Kuntjoro A. Sidarto,
model ini memiliki hasil yang cukup baik untuk menentukan awal, puncak
dan akhir endemic penyakit SARS di Hongkong pada tahun 2003.
𝑑𝑦/𝑑𝑡 = 𝑟/𝛼 . 𝑦 (1 − ( 𝑦/𝐾 ) 𝛼 )
𝑟: laju awal pertumbuhan (orang/hari)
𝐾: asumsi batas atas penderita atau dikenal sebagai carrying capacity
𝛼: efek asimtotik [11]
Solusi umum dari persamaan diatas adalah :
𝑦(𝑡) = 𝐾 / (1 + 𝛼 exp(−𝑟(𝑡 − 𝑡𝑚))) 1/𝛼
Terdapat empat parameter yang akan diestimasi dengan metode diatas, yakni 𝐾, 𝑟, 𝛼 dan 𝑡𝑚.
Dari hasil simulasi diatas, profil epidemi nCOVID-19 di Indonesia berdasarkan Kurva Richards sebagai berikut:
• Mulai epidemi : awal Maret 2020
• Puncak epidemi : akhir Maret 2020
• Akhir epidemi : pertengahan April 2020
• Jumlah kasus maksimal : > 8000 kasus di Indonesia
• Kasus baru terbesar : ± 600 kasus
Bagaimana Dampak COVID-19 Dalam Kehidupan Sehari-hari?
Mewabahnya virus COVID-19 ini pastinya memberikan dampak bagi kehidupan sehari-hari. Seperti:
- Harga kebutuhan pokok naik.
- Tempat-tempat umum seperti Mall, Restoran dan Tempat Wisata ditutup
- Sekolah, Kampus, dan Pondok Pesantren ditutup, siswa diganti dengan pembelajaran di rumah/online.
- Nilai mata uang rupiah menurun.
- Semua acara yang melibatkan orang banyak terpaksa harus dibatalkan.
Bagaimana Solusi Dalam Menghadapi Wabah COVID-19 ini?
Virus COVID-19 ini merupakan virus yang sangat cepat menular. tetapi ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mencegah penularan virus COVID-19 ini. Yaitu.
- Hindari Berjabat Tangan
Menghindari kontak kulit seperti berjabat tangan mampu mencegah penyebaran virus Corona
- Tutup Menggunakan Tissue Apabila Batuk/Bersin
Satu
diantara penyebaran virus corona bisa melalui udara. Ketika anda bersin
dan batuk, tutup mulut dan hidung agar orang yang ada di sekitar tidak
terpapar percikan kelenjar liur.
- Social Distancing
Satu
diantara pencegahan penyebaran virus Corona yang efektif adalah jaga
jarak sosial. pemerintah telah melakukan kampanye jaga jarak fisik atau
physical distancing.
- Rajin Berolahraga
Rajin ber olahraga agar kita tidak terkena virus dan badan kita akan terasa bugar
-
-
Sering Mencuci Tangan
sekitar
98% penyebaran penyakit bersumber dari tangan. mencuci tangan hingga
bersih menggunakan sabun dan air mengalir efektif membunuh kuman,
bakteri, dan virus, termasuk virus Corona.
- Menggunakan Masker
Gunakan
masker dengan benar hingga menutupi mulut dan hidung ketika anda sakit
atau saat berada di tempat umum atau di tempat keramaian.
- Hindari memegang barang/hewan sembarangan
Jagalah kebersihan di sekitar anda dan jangan megegang barang sembarangan. PENTINGNYA OLAHRAGA DAN MENERAPKAN POLA HIDUP SEHAT Olahraga memiliki berbagai macam manfaat. Seperti yang dipaparkan oleh Patel H., olahraga dapat meningkatkan sensitivitas insulin, fungsi kognitif respons terhadap stres psikososial, serta mencegah terjadinya depresi. Olahraga juga dapat meningkatkan perasaan gembira, menurunkan berat badan, mengurangi risiko terkena penyakit, meningkatkan kualitas tidur, dan lain sebagainya.
Contoh Olahraga Ringan yang Dapat Dilakukan
Berbagai jenis olahraga dapat kita lakukan. Seperti yang direkomendasikan oleh WHO atau World Health Organization, latihan fisik selama 150-300 menit dengan intensitas sedang atau 75-150 menit dengan intensitas berat dapat kita lakukan agar tubuh kita sehat dan bugar. Olahraga seperti ini dapat dilakukan di luar ruang olahraga (seperti di rumah dan lapangan) tanpa bantuan alat sekalipun.
Contoh olahraga ringan yang dapat kita lakukan secara rutin antara lain SKJ. SKJ atau Senam Kesegaran Jasmani, merupakan salah satu cabang olahraga senam yang dalam pelaksanaannya menggunakan iringan musik dengan durasi dan gerakan tertentu. Selain SKJ, terdapat beberapa olahraga ringan lain seperti lari mengelilingi lapangan, bersepeda, dan berenang.
Tips dalam Olahraga
Dalam olahraga, terdapat beberapa tips yang dapat kita lakukan, antara lain:
1. Melakukan Pemanasan Sebelum Berolahraga.
Pemanasan sebelum berolahraga menjadi suatu hal yang sangat penting. Ketika berolahraga, kondisi otot dan sendi harus rileks. Apabila otot dan sendi mengalami kondisi tegang, maka akan muncul kemungkinan terkena cedera. Pakar Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (dikutip dari https://news.unair.ac.id/2021/06/16/atlet-tiba-tiba-tak-sadarkan-diri-saat-olahraga-ini-kata-pakar-unair/) menyatakan bahwa berbagai macam jenis sistem tubuh seperti sistem jantung dan pembuluh darah, susunan saraf pusat, serta saluran pernapasan yang tidak bekerja semestinya ketika berolahraga dapat menyebabkan ketidaksadaran yang timbul secara tiba-tiba di tengah olahraga. "Namun penyebab yang paling banyak terjadi adalah karena sistem jantung dan pembuluh darah,
dapat disimpulkan bahwa pemanasan sebelum olahraga dilakukan dengan tujuan agar sistem pembuluh darah tidak tegang ketika berolahraga sehingga timbul keadaan yang tidak diinginkan.
2. Mengonsumsi Air dalam Jumlah yang Cukup.
Selama berolahraga, cairan yang ada di dalam tubuh akan dikeluarkan melalui kelenjar keringat. Hal ini mengharuskan kita untuk memastikan kadar air dalam tubuh kita terdistribusi dengan baik selama berolahraga. Dalam menjaga kandungan air dalam tubuh, minumlah air sesaat sebelum, sedang, dan setelah berolahraga. Dengan begitu kita tidak akan merasa lemas selama berolahraga.
3. Menggunakan Sepatu Olahraga yang Tepat.
Sepatu olahraga harus memenuhi berbagai macam hal seperti ada atau tidaknya sirkulasi udara dalam sepatu, bahan sepatu, serta jenis sepatu berdasarkan olahraga yang dilakukan.
Itulah tadi sedikit informasi dari saya....
Semoga bermanfaat :)
Terimakasih.....
- Tutup Menggunakan Tissue Apabila Batuk/Bersin
Satu
diantara penyebaran virus corona bisa melalui udara. Ketika anda bersin
dan batuk, tutup mulut dan hidung agar orang yang ada di sekitar tidak
terpapar percikan kelenjar liur.
- Social Distancing
Satu
diantara pencegahan penyebaran virus Corona yang efektif adalah jaga
jarak sosial. pemerintah telah melakukan kampanye jaga jarak fisik atau
physical distancing.
- Rajin Berolahraga
Rajin ber olahraga agar kita tidak terkena virus dan badan kita akan terasa bugar
-
-
Sering Mencuci Tangan
sekitar
98% penyebaran penyakit bersumber dari tangan. mencuci tangan hingga
bersih menggunakan sabun dan air mengalir efektif membunuh kuman,
bakteri, dan virus, termasuk virus Corona.
- Tutup Menggunakan Tissue Apabila Batuk/Bersin
Satu
diantara penyebaran virus corona bisa melalui udara. Ketika anda bersin
dan batuk, tutup mulut dan hidung agar orang yang ada di sekitar tidak
terpapar percikan kelenjar liur.
- Social Distancing
Satu
diantara pencegahan penyebaran virus Corona yang efektif adalah jaga
jarak sosial. pemerintah telah melakukan kampanye jaga jarak fisik atau
physical distancing.
- Sering Mencuci Tangan
sekitar 98% penyebaran penyakit bersumber dari tangan. mencuci tangan hingga bersih menggunakan sabun dan air mengalir efektif membunuh kuman, bakteri, dan virus, termasuk virus Corona.
- Menggunakan Masker
Gunakan
masker dengan benar hingga menutupi mulut dan hidung ketika anda sakit
atau saat berada di tempat umum atau di tempat keramaian.
- Hindari memegang barang/hewan sembarangan
Jagalah kebersihan di sekitar anda dan jangan megegang barang sembarangan. PENTINGNYA OLAHRAGA DAN MENERAPKAN POLA HIDUP SEHAT Olahraga memiliki berbagai macam manfaat. Seperti yang dipaparkan oleh Patel H., olahraga dapat meningkatkan sensitivitas insulin, fungsi kognitif respons terhadap stres psikososial, serta mencegah terjadinya depresi. Olahraga juga dapat meningkatkan perasaan gembira, menurunkan berat badan, mengurangi risiko terkena penyakit, meningkatkan kualitas tidur, dan lain sebagainya.
Contoh Olahraga Ringan yang Dapat Dilakukan
Berbagai jenis olahraga dapat kita lakukan. Seperti yang direkomendasikan oleh WHO atau World Health Organization, latihan fisik selama 150-300 menit dengan intensitas sedang atau 75-150 menit dengan intensitas berat dapat kita lakukan agar tubuh kita sehat dan bugar. Olahraga seperti ini dapat dilakukan di luar ruang olahraga (seperti di rumah dan lapangan) tanpa bantuan alat sekalipun.
Contoh olahraga ringan yang dapat kita lakukan secara rutin antara lain SKJ. SKJ atau Senam Kesegaran Jasmani, merupakan salah satu cabang olahraga senam yang dalam pelaksanaannya menggunakan iringan musik dengan durasi dan gerakan tertentu. Selain SKJ, terdapat beberapa olahraga ringan lain seperti lari mengelilingi lapangan, bersepeda, dan berenang.
Tips dalam Olahraga
Dalam olahraga, terdapat beberapa tips yang dapat kita lakukan, antara lain:
1. Melakukan Pemanasan Sebelum Berolahraga.
Pemanasan sebelum berolahraga menjadi suatu hal yang sangat penting. Ketika berolahraga, kondisi otot dan sendi harus rileks. Apabila otot dan sendi mengalami kondisi tegang, maka akan muncul kemungkinan terkena cedera. Pakar Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (dikutip dari https://news.unair.ac.id/2021/06/16/atlet-tiba-tiba-tak-sadarkan-diri-saat-olahraga-ini-kata-pakar-unair/) menyatakan bahwa berbagai macam jenis sistem tubuh seperti sistem jantung dan pembuluh darah, susunan saraf pusat, serta saluran pernapasan yang tidak bekerja semestinya ketika berolahraga dapat menyebabkan ketidaksadaran yang timbul secara tiba-tiba di tengah olahraga. "Namun penyebab yang paling banyak terjadi adalah karena sistem jantung dan pembuluh darah,
dapat disimpulkan bahwa pemanasan sebelum olahraga dilakukan dengan tujuan agar sistem pembuluh darah tidak tegang ketika berolahraga sehingga timbul keadaan yang tidak diinginkan.
2. Mengonsumsi Air dalam Jumlah yang Cukup.
Selama berolahraga, cairan yang ada di dalam tubuh akan dikeluarkan melalui kelenjar keringat. Hal ini mengharuskan kita untuk memastikan kadar air dalam tubuh kita terdistribusi dengan baik selama berolahraga. Dalam menjaga kandungan air dalam tubuh, minumlah air sesaat sebelum, sedang, dan setelah berolahraga. Dengan begitu kita tidak akan merasa lemas selama berolahraga.
3. Menggunakan Sepatu Olahraga yang Tepat.
Sepatu olahraga harus memenuhi berbagai macam hal seperti ada atau tidaknya sirkulasi udara dalam sepatu, bahan sepatu, serta jenis sepatu berdasarkan olahraga yang dilakukan.
- Menggunakan Masker
Gunakan
masker dengan benar hingga menutupi mulut dan hidung ketika anda sakit
atau saat berada di tempat umum atau di tempat keramaian.
Contoh Olahraga Ringan yang Dapat Dilakukan
Berbagai jenis olahraga dapat kita lakukan. Seperti yang direkomendasikan oleh WHO atau World Health Organization, latihan fisik selama 150-300 menit dengan intensitas sedang atau 75-150 menit dengan intensitas berat dapat kita lakukan agar tubuh kita sehat dan bugar. Olahraga seperti ini dapat dilakukan di luar ruang olahraga (seperti di rumah dan lapangan) tanpa bantuan alat sekalipun.
Contoh olahraga ringan yang dapat kita lakukan secara rutin antara lain SKJ. SKJ atau Senam Kesegaran Jasmani, merupakan salah satu cabang olahraga senam yang dalam pelaksanaannya menggunakan iringan musik dengan durasi dan gerakan tertentu. Selain SKJ, terdapat beberapa olahraga ringan lain seperti lari mengelilingi lapangan, bersepeda, dan berenang.
Tips dalam Olahraga
Dalam olahraga, terdapat beberapa tips yang dapat kita lakukan, antara lain:
1. Melakukan Pemanasan Sebelum Berolahraga.
Pemanasan sebelum berolahraga menjadi suatu hal yang sangat penting. Ketika berolahraga, kondisi otot dan sendi harus rileks. Apabila otot dan sendi mengalami kondisi tegang, maka akan muncul kemungkinan terkena cedera. Pakar Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (dikutip dari https://news.unair.ac.id/2021/06/16/atlet-tiba-tiba-tak-sadarkan-diri-saat-olahraga-ini-kata-pakar-unair/) menyatakan bahwa berbagai macam jenis sistem tubuh seperti sistem jantung dan pembuluh darah, susunan saraf pusat, serta saluran pernapasan yang tidak bekerja semestinya ketika berolahraga dapat menyebabkan ketidaksadaran yang timbul secara tiba-tiba di tengah olahraga. "Namun penyebab yang paling banyak terjadi adalah karena sistem jantung dan pembuluh darah,
dapat disimpulkan bahwa pemanasan sebelum olahraga dilakukan dengan tujuan agar sistem pembuluh darah tidak tegang ketika berolahraga sehingga timbul keadaan yang tidak diinginkan.
2. Mengonsumsi Air dalam Jumlah yang Cukup.
Selama berolahraga, cairan yang ada di dalam tubuh akan dikeluarkan melalui kelenjar keringat. Hal ini mengharuskan kita untuk memastikan kadar air dalam tubuh kita terdistribusi dengan baik selama berolahraga. Dalam menjaga kandungan air dalam tubuh, minumlah air sesaat sebelum, sedang, dan setelah berolahraga. Dengan begitu kita tidak akan merasa lemas selama berolahraga.
3. Menggunakan Sepatu Olahraga yang Tepat.
Sepatu olahraga harus memenuhi berbagai macam hal seperti ada atau tidaknya sirkulasi udara dalam sepatu, bahan sepatu, serta jenis sepatu berdasarkan olahraga yang dilakukan.













Komentar
Posting Komentar